Author: Sri

Mencegah Penularan Penyakit Hepatitis

No Comments

Hepatitis merupakan salah satu jenis penyakit yang sudah tidak asing lagi ditelinga. Apa itu hepatitis? Hepatitis adalah pembengkakan yang terjadi pada organ hati. Penyakit satu ini dapat disebabkan oleh virus. Selain virus, masih banyak penyebab lainnya seperti mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan kebiasaan minum alkohol. Akibat yang Anda lakukan inilah yang akhirnya dapat merusak organ hati Anda. Perlu Anda ketahui hati merupakan organ dalam yang memiliki peran sangat penting. Adapun fungsi dari hati adalah menawarkan dan menetralisir racun yang ada di dalam tubuh. Hati yang tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya bisa menyebabkan keracunan di dalam diri Anda karena racun tidak dapat dinetralisir oleh hati.

Ngomong-ngomong mengenai penyakit hepatitis, penyakit ini terdiri dari berbagai jenis seperti hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, dan hepatitis D. Yang tidak kalah pentingnya untuk diketahui penyakit satu ini termasuk penyakit yang dapat menular kepada orang lain. Tinggal di keluarga yang memiliki penyakit hepatitis, peluang untuk tertular sangat besar. Oleh sebab itu, bagi Anda yang tinggal didalam keluarga yang punya riwayat penyakit hepatitis, ada baiknya bertindak lebih cepat untuk mencegah agar penyakit ini agar tidak menular. Penyakit hepatitis dapat ditularkan melalui berbagai hal seperti tranfusi darah, jarum suntik, makanan yang telah terkontaminasi, dan sebagainya. Untuk mencegah penularan penyakit hepatitis sendiri bisa dilakukan dengan cara berikut ini.

Melakukan vaksinasi

Hepatitis merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan termasuk penyakit menular. Berganti-ganti pasangan termasuk satu hal yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis.  Jika hepatitis disebabkan masalah ini, sudah pastinya untuk menceganya yaitu harus setia pada pasangan atau tidak gonta ganti pasangan. Bagi Anda yang tinggal didalam keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini dan ingin terhindar, yang harus dilakukan oleh Anda adalah melakukan vaksinasi. Melakukan vaksinasi termasuk satu langkah untuk mencegah Anda agar tidak tertular penyakit ini. Vaksin hepatitis A dan hepatitis B, merupakan vaksin umum yang dapat menekan penularan penyakit hepatitis. Jadi, disaat Anda punya keluarga yang punya penyakit ini sebaiknya segera mungkin melakukan hal ini. Namun, akan lebih baik konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan vaksin hepatitis apa yang selayaknya Anda dapatkan.

Menjaga kebersihan

Penyakit hepatitis termasuk penyakit yang dapat menular dengan mudah kepada Anda jika kebersihan tidak terjaga dengan baik. Oleh karena itu, jangan remehkan masalah kebersihan. Adapun kebiasaan yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan diantaranya seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mencuci sayuran yang akan dimasaka dan mencuci tangan sehabis dari kamar mandi. Pentingnya melakukan semua ini tidak lain dan tidak bukan untuk mencegah Anda dari penyakit hepatitis terutama hepatitis A. Yang mana penyakit hepatitis A ini dapat ditularkan dari kotoran.

Menghindari barang-barang yang digunakan penderita hepatitis

Virus hepatitis dapat juga ditularkan melalui barang-barang yang digunakan penderita hepatitis seperti jarum suntik, jarum pentol, alat cukur, dan sebagainya. Masalah ini bisa saja terjadi karena ketika penderita menggunakan barang ini untuk digunakan mengambil benda yang masuk kedalam jari seperti duri bisa saja jari berdarah sehingga darah menempel di barang itu tanpa Anda sadari.  Oleh sebab itu, berhati-hatilah menggunakan barang-barang tajam di rumah Anda jika ada anggota keluarga Anda yang punya riwayat penyakit hepatitis karena dari darah bisa saja menular. Hindari juga menggunakan alat mandi seperti sikat gigi miliki penderita hepatitis.

Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Penyakit Miom

No Comments

Penyakit miom adalah jenis penyakit tumor pada otot rahim dan merupakan sel tumor jinak yang banya tumbuh pada dinding rahim dan vagina. Jenis penyakit satu ini termasuk penyakit yang banyak dialami oleh wanita. Meskipun penyakit satu ini tidak berbahaya, bukan berarti tidak cepat ditindak lanjut. Jika miom tidak segera diobati, bisa menjadi penyakit berbahaya. Yang mana menurut sebagian orang terutama wanita, miom merupakan penyakit yang cukup ditakuti. Takutnya wanita akan penyakit satu ini dikarenakan miom menjadi salah satu penyebab wanita sulit hamil. Ini dikarenakan ada sebagian wanita yang memiliki penyakit ini membuat rahimnya harus diangkat. Besar kecilnya miom berbeda-beda tergantung telah berapa lama penyakit ini Anda. Semakin lama miom berada di dalam tubuh, maka semakin besar ukurnya.

Untuk mengetahui penyakit ini apakah ada di rahim atau tidak bisa dikatakan sulit. Sulitnya untuk mengetahuinya karena penyakit miom bukan penyakit yang bisa dilihat langsung karena berada di dalam tubuh yaitu dinding rahim. Terkadang orang baru menyadari bahwa dirinya memiliki penyakit miom disaat sedang melakukan cek up kesehatan. Agar penyakit miom ini tidak semakin menjadi-jadi sebaiknya ketahui gejalanya. Dengan mengetahui gejalanya dari awal, Anda bisa melangkah lebih cepat agar kondisi miom tidak semakin membesar. Apa yang menjadi gejala penyakit miom? Gejala penyakit miom ada banyak tapi kali ini tidak hanya akan dibahas mengenai gejala sata tapi penyebab dan pengobatanya. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini.

Gejala

Pertama-tama yang perlu diketahui dari penyakit miom adalah gejalanya. Banyak hal yang bisa menjadi gejala dari penyakit ini. Semua tergantung dari besar kecilnya miom dan keberadaannya. Pada umumnya gejala yang akan dirasakan dari penyakit miom diantaranya yaitu:

  1. Timbul rasa nyeri saat haid
  2. Haid tidak teratur
  3. Timbul rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah
  4. Sering buang air kecil
  5. Sulit hamil atau sering mengalami keguguran
  6. Pada bagian perut dekat rahim terlihat membesar
  7. Sulit buang air besar

Jika Anda merasakan gejala-gejala atau tanda-tanda seperti di atas, segera mungkin konsultasi dengan dokter ahli. Dengan berkonsultasi, Anda bisa mengetahui apa arti gejala yang dirasakan.

Penyebab

Setelah mengetahui gejalanya, Anda harus tahu juga apa yang menjadi penyebab dari penyakit satu ini. Pentingnya mengetahui penyebabnya yaitu agar Anda tidak melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan penyakit miom ini. Penyebab dari penyakit miom sendiri berasal dari sel yang tumbuh secara abnormal pada otot rahim. Selain penyebab satu ini, masih banyak resiko lain yang bisa menjadi faktor penyebab dari penyakit miom seperti riwayat keluarga, menstruasi yang terjadi di usia dini, dan bisa jadi karena usia yang telah produktif.

Pengobatan

Penyakit miom merupakan penyakit yang banyak dialami wanita terutama setelah menopause. Meskipun jenis penyakit ini termasuk penyakit berbahaya, masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Penyakit miom bisa dikatakan penyakit yang biso diobati jika Anda bertindak lebih cepat. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk pengobatan pada penyakit ini adalah dengan cara operasi pengangkatan miom. Semakin cepat pengobatan dilakukan, semakin kecil resiko untuk melakukan pengangkatan rahim.

Penyakit moim tidak akan berbahaya jika cepat diobati. Demikianlah gejala, penyebab, dan pengobatan dari penyakit miom yang perlu Anda ketahui. Melakukan pengecekan pada rahim merupakan salah satu solusi untuk mengetahui penyakit ini.

Gejala-gejala Kanker Usus yang Patut Diketahui

No Comments

Kanker termasuk penyakit yang ditakuti banyak orang karena kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian. Tidak sedikit orang yang mengidap kanker nyawanya tidak tertolong. Penyakit kanker terdapat banyak jenis seperti kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, kanker pangkreas, dan kanker usus. Untuk kali ini akan dibahas mengenai kanker usus. Kanker usus sendiri terjadi karena adanya pertumbuhan sel tak normal yang berada di area usus seperti usus kecil, usus besar, usus buntu, atau anus. Penyebab dari penyakit kanker usus sendiri diantaranya seperti radang usus, makanan, alkohol, dan sebagainya. Kanker usus merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada usia 50 tahun keatas. Namun, tidak menutup kemungkinan di usia remaja atau muda Anda bisa terserang penyakit ini. Hal ini bisa saja terjadi lantaran menjalankan gaya hidup tidak sehat. Kanker usus merupakan penyakit yang harus cepat ditangani atau ditindak lanjut agar tidak semakin menjadi-jadi. Agar Anda bisa bertindak lebih cepat ada baiknya ketahui gejala-gejala dari kanker usus. Berikut ini gejala-gejala kanker usus yang patut diketahui oleh Anda.

Bab berdarah

Mengalami bab berdarah jangan dibiarkan begitu saja karena bisa jadi kondisi organ dalam tubuh Anda sedang bermasalah. Bab berdarah bisa menjadi salah satu gejala  atau tanda dari penyakit berbahaya yang ada di dalam tubuh seperti halnya gejala kanker usus. Jika kondisi darah yang keluar saat bab banyak dan dibiarkan begitu saja, tentukan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Bukan hal yang tidak mungkin akibat ini membuat tubuh menjadi lemas. Maka dari itu, ketika bab ada baiknya periksa kondisi bab Anda apakah berdarah atau tidak. Jika bab Anda berdarah, sebaiknya segera periksakan diri kedokter untuk mengetahui lebih lanjut apakah Anda memiliki penyakit kanker usus atau tidak. Gejala kanker usus bukan hanya bab yang berdarah saja melaikan juga tekstur tinja mengalami perubahan yaitu terlihat lebih tipis dan panjang.

Perut sering kram

Kram dibagian perut memang satu hal yang sering dirasakan oleh sebagian orang tua terutama wanita. Kram pada bagian perut ini bisa jadi akibat ketegangan otot perut yang disebabkan oleh kegiatan yang dilakukan terlalu keras. Jika otot perut tidak tegangan dan sering mengalami kram perut,  Anda patut waspada. Bisa jadi hal ini muncul lantaran ada masalah di dalam tubuh Anda. Perut yang sering mengalami kram bisa menjadi gejala dari penyakit kanker usus. Oleh sebab itu, Anda harus lebih waspada jika terus-terusan mengalami hal ini. Biasanya untuk gejala kanker usus ini selain timbul rasa kram dibagian perut, ada gejala lainnya seperti diare dan sakit perut.

Berat badan mengalami penurunan

Menjalankan diet dan mengalami penurunan berat badan, memang hal yang wajar terjadi. Akan tetapi, ketika berat badan mengalami penurunan drastis dan sedang tidak melakukan diet sudah pastinya akan menjadi tanda tanya besar, bukan? Berat badan yang mengalami penurunan tanpa sebab bisa jadi ini gejala dari penyakit kanker usus. Jadi, saat berat badan turun tanpa sebab, sebaiknya periksakan diri Anda segera mungkin untuk mengetahui masalah yang sebenarnya.

Kanker usus merupakan salah satu penyakit berbahaya yang harus diwaspadai dan ditindak lanjut secepat mungkin. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui gejala penyakit ini lebih awal. Nah, semoga gejala-gejala diatas bermanfaat untuk Anda semua.